Image
Beranda
Follow US:

Penanganan Pendaki Korban Open Trip di Rinjani

Penanganan Pendaki Korban Open Trip di Rinjani

Sembalun, 3 Januari 2022. Jalur Wisata Pendakian Gunung Rinjani merupakan destinasi yang telah lama dan menjadi Impian banyak orang untuk menjelajahinya, keindahan bentang alamnya mulai dari danau segara anak, puncak Rinjani, pelawangan serta kesejukan alamnya telah memberikan kepuasan bagi pengunjung serta kesejahteraan bagi masyarakat lingkar Rinjani.

Menyambut tahun baru 2022, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) mendapat laporan kejadian penelantaran tamu pendakian sebanyak 71 orang yang mendaki di Rinjani pada tanggal 28-30 Des 2021. Kondisi peserta dinyatakan sehat dan aman, serta hanya 1 orang direscue oleh Tim EMHC (Edelweis Medical Help Center) karena kelaparan. Pihak penyelenggara berkedok kegiatan Open Trip berinisial ER yang berdomisili Bogor saat ini sudah diblacklist. Dalam pelaksanaannya, penyelenggara bekerja sama dengan TO (treking organizer) lokal yang resmi terdaftar di Balai TNGR untuk jasa porter.

Sangat disayangkan bahwa 71 peserta Open Trip tidak menggunakan Call Center TNGR, pos Resort Sembalun serta Kantor Polisi terdekat untuk melaporkan kejadian. Pihak Balai TN Gunung Rinjani  telah memanggil TO yang bersangkutan dan sedang melakukan klarifikasi serta pembuatan Berita Acara Pemeriksaan oleh Satgas Polhut Balai TNGR sebagai bagian dari prosedur dalam SOP Pendakian di Taman Nasional Gunung Rinjani. Selanjutnya, Balai TNGR bekerjasama dengan pihak Kepolisian dan pelaku wisata Rinjani (TO, pemerhati Rinjani, kelopok Pecinta Alam), telah mengamankan ER. Untuk proses selanjutnya akan ditangani oleh Polsek Sembalun, Polres Lombok Timur.

Sejak tanggal 1 Januari 2022, jalur wisata pendakian di Taman Nasional Gunung Rinjani telah ditutup sampai Maret 2022 berdasarkan kondisi cuaca (prediksi BMKG), dan pihak Balai TNGR juga akan meneliti serta mengevaluasi kembali kelemahan SOP Pendakian yang ada di Taman Nasional Gunung Rinjani.

Mari menjadi pendaki yang cerdas dan bertangung jawab dengan selalu mempersiapkan rencana perjalanan wisata dengan lebih baik (perlengkapan pendakian, pemilihan jasa TO dan yang paling penting adalah ikuti update informasi dari medsos resmi

Sumber : Balai Taman Nasional Gunung Rinjani