[FORDA] _Dalam rangka pembangunan Kebun Benih Semai (KBS) jenis gmelina (Gmelina arborea Roxb), tiga orang tim Balai Perbenihan Tanaman Hutan (BPTH) Wilayah I melakukan ekplorasi benih gmelina yang terdapat di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Aek Nauli, Kamis (27/8/2020) lalu.

Helen Voviarti, S.Hut, yang menjadi ketua tim menyampaikan bahwa pada tahun 2020 BPTH Wilayah I berencana membangun KBS jenis gmelina seluas 5 ha di Provinsi Sumatera Selatan. Karena itu perlu dilakukan pengumpulan benih sebagai materi pembangunan KBS yang berasal dari pohon induk (famili) dari hutan alam atau tanaman.

“Kami awal nya cuma tahu kalau gmelina ini banyak ditanam di Jawa, seperti di Bondowoso, Jawa Timur. Namun karena kondisi sekarang belum memungkinan untuk eksplorasi ke sana, kami cari-cari informasi terbaru, dan ternyata di Aek Nauli juga ada tanamannya,” kata Helen.

”Jadi kami datangi ke sini saja yang memungkinkan, karena selain lokasinya dekat, pembangunan KBS nya harus cepat selesai tahun ini juga,” tambah Helen.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Data, Informasi, dan Kerjasama BP2LHK Aek Nauli, Ismed Syahbani, S.Hut, yang menerima kunjungan menyampaikan bahwa di KHDTK Aek Nauli, khususnya di areal Arboretum Aek Nauli, memang ada beberapa pohon gmelina yang sudah bisa menjadi sumber benih, karena pohonnya sudah besar dan juga sudah berbuah.

“Ada sekitar 30an pohon Gmelina di arboretum yang sudah bisa diunduh benihnya, pohon berdiameter rata-rata 30 cm dan juga buahnya lebat,” kata Ismed. ”Kami senang bisa membantu, buah yang sudah matang dan jatuh juga banyak di bawah pohonnya, silakan dimanfaatkan,” tambahnya.

Selanjutnya tim BPTH Wilayah I didampingi petugas KHDTK Aek Nauli, Sutrisno, S.Hut, langsung ke lapangan untuk eksplorasi/pengumpulan benih. Di lapangan, ada sekitar 20 pohon yang dapat dijadikan pohon induk dan diambil benihnya, dan dari masing-masing pohon diambil sebanyak 200 benih.

Sebagai informasi, gmelina atau yang juga dikenal dengan nama lokal jati putih ini merupakan salah satu  jenis  yang  dikembangkan  untuk pembangunan hutan tanaman. Jenis ini merupakan pohon eksotik yang pertumbuhannya cepat, teknik penanamannya tidak sulit dan mempunyai nilai ekonomi yang cukup baik. Kegunaan dari kayu ini antara lain adalah untuk bahan kontruksi, furniture, pulp, raise floor.***MB

-------------------------------------------- 

Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Aek Nauli

Jln. Raya Parapat Km. 10,5 Desa Sibaganding, Ker Girsang Sipanganbolon, Parapat, Kab. Simalungun, Prov. Sumatera Utara 21174

Email : bpk.aeknauli@gmail.com

Web : http://aeknauli.org

FB : Balitbang LHK Aek Nauli

IG : @bp2lhk_aeknauli

Twitter : @bpk_aeknauli

Youtube : BP2LHK AekNauli

Penulis : BP2LHK Aek Nauli
Editor : Risda Hutagalung