[FORDA] _Era saat ini, bebas dari korupsi dan memberikan pelayanan yang berkualitas, bersih dan melayani bukan lagi menjadi sebuah tuntutan, namun sebuah keharusan. Hal ini disampaikan Kepala Balai Litbang Teknologi Konservasi Sumber Daya Alam (Balitek KSDA) Samboja, Ishak Yassir terkait penghargaan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2020 yang diterima Balitek KSDA dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Senin (21/12/2020).

“Kuncinya adalah perubahan pola pikir dan budaya kerja ASN yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik,” ujar Ishak di kantornya, Selasa (22/12/2020).

Balitek KSDA menerima apresiasi dan penganugerahan tersebut bersama Balai Litbang Teknologi Serat Tanaman Hutan, sesama unit kerja Badan Litbang dan Inovasi (BLI) dan dua unit kerja KLHK lainnya Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah XI Yogyakarta, dan Pusat Perencanaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Penganugerahan diselenggarakan secara virtual dan simbolis dari Menteri PAN-RB yang didampingi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Wakil Ketua Ombudsman di hadapan peserta dari seluruh kementerian dan lembaga pemerintah.

“Capaian ini merupakan komitmen seluruh jajaran Balitek KSDA untuk mewujudkan WBK dan WBBM khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan layanan publik pada enam area perubahan. Komitmen Balitek KSDA mencapai Zona Integritas sejalan dengan semangat nilai dasar rimbawan yaitu jujur, tanggung jawab, ikhlas, disiplin, visioner, adil, peduli, kerjasama, dan professional,” kata Ishak.

Terkait itu, beberapa upaya yang dilakukan Balitek KSDA adalah penggunaan aplikasi-aplikasi untuk mendukung kinerja balai, pembangunan aplikasi pelaporan dan keuangan, serta optimalisasi website dan medsos balai sebagai media komunikasi kepada publik. Selain itu, Balitek KSDA juga membangun sistem informasi e-Herbarium sebagai upaya mendekatkan layanan kepada masyarakat.

“Penggunaan teknologi informasi ini akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses manajemen, serta mendukung keterbukaan informasi publik,” jelas Ishak. “Terima kasih atas kerja keras dan dukungan rekan-rekan semua,” tutup Ishak.

Seperti diketahui, pemberian predikat ZI menuju WBK dan WBBM merupakan sebuah apresiasi yang dianugerahkan Kementerian PAN-RB kepada instansi pemerintah yang mampu berusaha lebih untuk membangun unit kerja percontohan yang berintegritas dan melayani dengan prima. Unit percontohan ini diharapkan menjadi agen-agen perubahan, untuk mendorong kemajuan reformasi birokrasi di Indonesia.

Menteri PAN-RB Bapak Tjahjo Kumolo dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini dimaksudkan agar momentum Hari Anti Korupsi Sedunia bisa menjadi pemicu bagi seluruh instansi Pemerintah untuk melakukan aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi secara konkrit, sistematis, dan berkelanjutan, melalui penerapan program reformasi birokrasi yang telah ditetapkan.

Wakil Presiden RI, Bapak Ma’ruf Amin dalam arahannya menyampaikan bahwa pemberian penghargaan ini bertepatan dengan momentum Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) yang belum lama ini diperingati.  

“Unit kerja yang berhasil membangun zona integritas diharapkan akan menjadi role model bagi unit kerja lainnya untuk menuju WBK dan WBBM, sebagai upaya dalam mewujudkan birokrasi yang semakin bersih, akuntabel, berkinerja tinggi, efektif, efisien, serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas,” tutur Wapres Bapak Ma’ruf Amin.

Making Change, Making History!

Penulis : Agustina DS
Editor : Risda Hutagalung