Image
Beranda
Follow US:

Inovasi Harus Menjadi Budaya!

Inovasi Harus Menjadi Budaya!

BLI (Bogor, November 2019)_Inovasi tidak seluruhnya berhasil, saat ini banyak sekali inovasi yang dihasilkan, tetapi tidak sedikit yang gagal. Salah satu penyebab kegagalan inovasi tersebut adalah inovasi yang dihasilkan hanya bersifat seremonial, bukan menjadi budaya. Hal ini diungkapkan Kepala Badan Litbang dan Inovasi (BLI), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Dr. Agus Justianto saat memberikan sambutan sekaligus meresmikan kegiatan Teras Inovasi di halaman Kampus Gunung Batu BLI, Bogor, 21 November 2019.

“Inovasi harus menjadi budaya,” tegas Agus.  Menurutnya, inovasi bukan lagi sekedar kegiatan ataupun produk, tetapi inovasi harus jadi budaya.  Agus mengatakan bahwa kegiatan-kegiatan inovasi saat ini sering bersifat seremonial, hal inilah yang membuat inovasi menjadi gagal tersampaikan ke masyarakat.

Dalam sambutannya Agus mengungkapkan bahwa setelah inovasi menjadi budaya, selanjutnya perlu didukung dengan kegiatan promosi, hilirisasi dan diseminasi kepada masyarakat luas. Caranya adalah melalui penyebarluasan di berbagai media komunikasi dan publikasi. Baik secara langsung maupun digital secara terus menerus dan konsisten.

Tujuan promosi adalah mengakselerasi aplikasi inovasi serta melancarkan serta memudahkan penggunaan secara tepat waktu dan tepat sasaran. “Diharapkan Inovasi-inovasi ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, sebagai solusi inovatif dalam kendala dan tantangan lingkungan hidup dan kehutanan, serta kedepannya mendapat timbal balik (feedback) dari masyarakat dan dunia usaha untuk menjadi inspirasi bagi peluang-peluang penelitian selanjutnya.” Ujar Agus.

Agus juga menambahkan sepatutnya setiap inovasi yang dihasilkan dapat melibatkan generasi muda, “pengenalan inovasi kepada generasi muda sangat penting agar mereka menjadi bagian dari inovasi yang akan dihasilkan” kata Agus.

Sementara itu di hadapan awak media yang datang di acara peresmian Teras Inovasi, Agus mengatakan bahwa dengan adanya Teras Inovasi ini diharapkan dapat diikuti juga oleh Satuan Kerja BLI lainnya dimana media diajak untuk ngobrol bareng, berdiskusi, sharing pengalaman, lesson learnbest practice, dari kegiatan inovasi yang sudah dilakukan.

Agus mengatakan kegiatan ini akan meningkatkan diseminasi Informasi hasil-hasil inovasi BLI secara lebih luas. Kedepan akan dibangun ruangan yang lebih representative untuk membuat masyarakat lebih nyaman berkunjung dan menikmati hasil-hasil inovasi yang telah dihasilkan oleh BLI.

Teras Inovasi yang dilaksanakan oleh Puslitbang Hutan ini menggandeng tema Experiencing Innovation Of Sericulture. Menampilkan kegiatan inovasi persuteraan alam dengan topik experiencing persuteraan alam.

Turut hadir sebagai nara sumber di acara ini diantarnya adalah Dr. Bambang Supriyanto (Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan), PT Begawan Sutera Nusantara (Firman), Kelompok Tani Pemanfaat Ulat Sutera (Aan Supriyatna), dan Inovator Persuteraan Alam Puslitbang Hutan (Dr. Lincah Indadari). *MSC

Sumber: Litbang KLHK