Image
Beranda
Follow US:

Luas Indikatif Karhutla 2019, Masih 67% Lebih Rendah dari Karhutla 2015

Luas Indikatif Karhutla 2019, Masih 67% Lebih Rendah dari Karhutla 2015

Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Senin, 21 Oktober 2019. 
Data terbaru luas indikatif karhutla berdasarkan interpretasi citra landsat oleh KLHK menyebutkan jika, luas indikatif dari Bulan Januari s.d. September 2019 adalah seluas 857.756 Ha. Luasan areal terbakar tersebut terbagi menjadi di lahan gambut seluas 227.304 Ha, dan di lahan tanah mineral seluas 630.451 Ha. Angka luasan indikatif karhutla tahun 2019 tersebut ternyata masih 67% lebih rendah jika dibandingkan dengan angka luasan indikatif karhutla tahun 2015 yang sebesar 2.611.411 Ha. Namun demikian luasan indikatif karhutla tahun 2019 masih sangat mungkin untuk meningkat hingga akhir tahun ini.

Lokasi luasan areal terbakar tahun 2019 ini terbesar di Provinsi Kalimantan Tengah dengan luasan mencapai 134.227 Ha, disusul secara berurutan oleh Provinsi Kalimantan Barat seluas 127.462 Ha, Provinsi NTT seluas 119.459 Ha, Provinsi Kalimantan Selatan seluas 131.454 Ha, Provinsi Riau seluas 75.870 Ha, Provinsi Sumatera Selatan seluas 52.716 Ha , Provinsi Kalimantan Timur seluas 50.055 Ha, Provinsi Jambi seluas 39.638 Ha, Provinsi Papua seluas 26.777 Ha, dan Provinsi NTB seluas 22.046 Ha. Selebihnya untuk Provinsi lainnya di Indonesia, luasan indikatif karhutlanya di bawah angka 20 ribu Ha.

Sumber: Humas KLHK
Berita selengkapnya disini