KLHK Kembangkan Sistem Monitoring Online untuk Pencegahan Karhutla

admin 10:23:11 Lingkungan Hidup dan Kehutanan
img

Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kamis, 9 November 2017. KLHK bangun Web-based Sistem Pelaporan Online Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) di areal konsesi mitra, untuk memudahkan pelaporan para pemegang ijin dalam kegiatan pengendalian karhutla.

Dalam sosialisasi sistem ini di Jakarta, Rabu, (8/11/2017), Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (PKHL), Raffles B. Panjaitan menyampaikan bahwa, selama ini pelaporan kegiatan pengendalian karhutla dilakukan secara manual. Untuk itu dikembangkan sistem online untuk memudahkan pemantauan kinerja perusahaan, sehingga pelaksanaannya lebih efektif dan efisien.

“Setiap bulannya Direktorat PKHL menerima lebih dari 2.500 laporan yang harus ditelaah dan dianalisis. Dengan keterbatasan sarana prasarana serta sumber daya manusia, tentunya memberikan tantangan tersendiri untuk dapat bekerja sesuai yang diharapkan, apabila sistem pelaporan masih memakai pelaporan yang konvensional (manual). Untuk itu, perlu dibuat Sistem Pelaporan Online seperti ini,” tegas Raffles.

Selain profil perusahaan, sistem ini akan merekam upaya pengendalian karhutla yang meliputi pencegahan, pemadaman dan penanganan pasca kebakaran, serta penyelamatan. Saat ini sistem masih pada taraf uji coba dan mulai akan digunakan tahun 2018.

Dalam waktu dekat,  akan dilakukan sosialisasi ke provinsi-provinsi rawan karhutla dengan mengundang perusahaan konsesi setempat, sehingga sistem ini dapat segera diterapkan dan memperoleh saran masukan untuk penyempurnaannya. 

“Melalui sistem ini,  diharapkan semua perusahaan dapat selalu berperan aktif dalam upaya pengendalian karhutla baik di wilayah konsesi maupun di sekitar konsesi”, harap Raffles.

Sementara itu, jumlah hotspot pukul 20.00 WIB (08/11/2017), berdasarkan pantauan satelit NOAA dan TERRA AQUA (NASA), masing-masing terpantau ada 2 hotspot dan 19 hotspot.

Dengan demikian, untuk periode 1 Januari – 8 November 2017 pada satelit NOAA, terdapat 2.540 hotspot di seluruh Indonesia. Sedangkan pada periode yang sama di tahun 2016, tercatat sebanyak 3.762 hotspot, sehingga terdapat penurunan sebanyak 1.222 hotspot atau sebesar 32,48%.

Penurunan sejumlah 1.443 titik (38,52%) juga ditunjukkan oleh satelit TERRA-AQUA (NASA) confidence level ≥80%, yang mencatat 2.303 hotspot di tahun ini, setelah sebelumnya di tahun 2016, tercatat sebanyak 3.746 hotspot. (*)

 

Penanggung jawab berita:

Kepala Biro Humas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,

Djati Witjaksono Hadi – 081375633330


Berita Terkait

Informasi Lainnya

Statistik Website

Membuat script counter dengan Gambar

Pengunjung Hari Ini (Visitor today)
Kemarin (Yesterday)
Total Pengunjung (Visit)

Galeri Foto dan Video