Launching aplikasi registrasi B3 online terintegrasi INSW dan e-pelaporan impor B3

admin 08:00:18 Lingkungan Hidup dan Kehutanan
img

 

Launching aplikasi registrasi B3 online terintegrasi INSW dan e-pelaporan impor B3 dalam rangka akselerasi kebijakan pengelolaan B3 melalui renovasi (registrasi dan notifikasi yang tervalidasi). 

Bahan kimia secara luas diproduksi untuk mendukung kegiatan sektor perekonomian, mengendalikan penyakit, meningkatkan produksi pangan dan memberikan kenyamanan dalam kehidupan sehari-hari. Saat ini, produksi bahan kimia cenderung meningkat baik dari jenis maupun jumlahnya, dan masing-masing memberikan pengaruh terhadap kesehatan dan lingkungan hidup.

Menyadari dampak negatif dari penggunaan bahan kimia terhadap kesehatan dan lingkungan hidup, berbagai kesepakatan untuk mengendalikan bahan kimia telah dituangkan dalam perjanjian internasional yang kemudian diturunkan dalam regulasi di tingkat nasional. Secara konkrit, setiap B3 wajib diregistrasikan oleh penghasil dan atau pengimpor sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 74 tahun 2001 tentang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun. Hal ini merupakan salah satu tugas dan fungsi dari Direktorat Pengelolaan B3 dalam pelaksanaan Tata Kelola B3 Nasional yakni memastikan penerapan mekanisme registrasi B3 dapat berjalan dengan baik.

Registrasi B3 adalah pendaftaran dan pemberian nomor terhadap B3 yang ada di wilayah Republik Indonesia. Mekanisme registrasi B3 saat ini berjalan dengan gabungan antara online dan manual. Input data oleh perusahaan pengaju melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) KLHK dilakukan secara online, kemudian secara manual diolah dan dimasukkan oleh unit teknis ke dalam sistem Indonesia National Single Window (INSW) dan ke dalam data base nasional.

Salah satu upaya akselerasi kebijakan pengelolaan B3, khususnya dalam meningkatkan efektifitas dan efisiensi kinerja, sistem registrasi B3 kemudian dikembangkan menjadi sistem online yang utuh, terintegrasi dengan jaringan PTSP, unit teknis dan sistem INSW di Ditjen Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan. Selain itu dibangun juga aplikasi pelaporan impor B3 secara elektronik sehingga memudahkan para importir untuk melaporkan realisasi impor setiap saat.

Launching Aplikasi

Dalam rangka sosialisasi upaya akselerasi kebijakan tersebut kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Direktorat Pengelolaan Bahan Berbahaya Beracun telah menyelenggarakan acara “Launching Aplikasi B3 Online Terintegrasi INSW dan E-pelaporan impor” pada hari Jumat (2/6/2017) lalu di Ruang Nuri 1 – JCC Senayan, Jakarta. Acara ini dibuka oleh Direktur Pengelolaan B3, Ibu Yun Insiani. Sedangkan peresmian peluncuran aplikasi tersebut dilakukan oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya, Ibu Tuti Hendrawati Mintarsih.

“Saat ini kan, IT telah menjadi bagian penting, termasuk dalam (registrasi) dan pelaporan (B3). Kami harapkan dengan adanya aplikasi ini dapat memberi kemudahan bagi kita (pelaku usaha dan pemerintah) dalam mendaftarkan dan melakukan pelaporan (B3)” ujar Dirjen PSLB3 saat melakukan peresmian peluncuran aplikasi.

Adapun rangkaian acara peluncuran aplikasi ini dimulai dengan paparan mengenai berbagai isu yang berkaitan dengan registrasi B3 dan pelaporan impor B3 dengan melibatkan narasumber dari para pemangku kepentingan seperti KLHK, Kementerian Keuangan sebagai pengelola INSW, dan Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. 


Berita Terkait

Informasi Lainnya

Statistik Website

Membuat script counter dengan Gambar

Pengunjung Hari Ini (Visitor today)
Kemarin (Yesterday)
Total Pengunjung (Visit)

Galeri Foto dan Video