Gandus Punyo Cerita untuk Perubahan Iklim (Bencana menyadarkan kita dan berbuah berkah)

admin 16:56:52 Lingkungan Hidup dan Kehutanan
img

Slamet Tuji, akrab disapa Pak Slamet, ketua RT.04/RW.01 Kampung Talang Jawo, Kecamatan Gandus, Palembang telah dipercaya menjadi ketua RT sejak tahun 2012. Kala itu, beliau mengajak warga yang berjumlah 107 KK untuk menanam pohon di halaman rumah masing-masing. Banjir yang melanda kampung Talang Jawo lima tahun silam menjadi alasan Pak Slamet untuk melakukan ajakan penghijauan tersebut.

Pohon itu ibarat tandon air alami, maka dengan menanam pohon akan menambah tandon air alami, sehingga bisa mengurangi air yang melimpah selama musim hujan dan otomatis mengurangi banjir,” jelasnya.

Slogan “1 pohon 1 rumah” menjadi andalan Pak Slamet untuk mengajak warga khususnya ibu-ibu memanfaatkan pekarangan rumahnya dengan menanam pohon dan aneka sayuran, seperti kangkung, bayam, dan cabai.

“Lumayan untuk menghemat uang belanja dapur,” ujarnya.

Sejak 2012 juga, para ibu rumah tangga RT.04/RW.01 telah membentuk Kelompok Wanita Tani “Mekar Sari”. Kegiatan yang dilakukan kelompok ini mulai dari pembuatan kebun mini pekarangan rumah, kegiatan pertanian, pembuatan kerajinan tangan, hingga pengelolaan sampah dilakukan di Kampung Talang Jawo. Sebagian sampah plastik, kardus, serta sampah kemasan makanan/minuman ringan mereka jual ke Bank Sampah Hijau dan sebagian lagi dimanfaatkan untuk pembuatan kerajinan tangan, seperti tas, dompet dan lain lain.

Atas inisiatif, kerja keras, dan semangat dari warganya, Kampung Talang Jawo dinobatkan sebagai Juara I Lomba POSDAYA pada tahun 2014. Masih di tahun yang sama, mendapat Juara I Penilaian Kriteria Kampung Iklim Kota Palembang. Tahun 2015, Slamet Tuji menerima Penghargaan Program Kampung Iklim dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan oleh Menteri Siti Nurbaya Bakar di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta.

“Hingga kini kegiatan pengelolaan sampah masih berjalan, namun saya tetap berharap bahwa pelaksanaan program kampung iklim ini dapat diterapkan di wilayah-wilayah lain serta mendapat dukungan penuh dari pihak swasta terutama dalam pendampingan dan pembinaan seterusnya. Memang dulu sudah pernah ada kerjasama dengan perusahaan swasta dalam mendukung pengelolaan sampah namun sayangnya sampah yang diterima oleh Bank Sampah Hijau berupa botol prostec dilakukan dengan membeli dari perusahaan,” kata pria paruh baya tersebut.

Selanjutnya, diharapkan perlunya komunikasi intensif dan pembinaan lebih lanjut, baik dari instansi KLHK maupun Dinas Lingkungan Hidup Kota Palembang, untuk mendorong perusahaan dalam mendukung program kampung iklim di Kecamatan Gandus dalam rangka meningkatkan ProKlim di Kampung Talang Jawo menjadi ProKlim Lestari”, tutur Heri Mulyono, Staf Balai PPIKHL Wilayah Sumatera.

(Balai PPKHL Sumatera/Sandy)

Sumber: Ditjen PPI

Informasi lainnya klik disini


Berita Terkait

Informasi Terpopuler

Statistik Website

Membuat script counter dengan Gambar

Akses Hari Ini (Visitor today)
Akses Kemarin (Yesterday)
Total Pengunjung (Visit)

Galeri Foto dan Video