LANGKAH AWAL AGROFORESTRY KPHP BARITO HULU

admin 09:47:05 Lingkungan Hidup dan Kehutanan
img

Agroforestry turut andil dalam transformasi kebijakan pengelolaan hutan selama 20 tahun terakhir ini. Bermula dari pencarian sebuah model yang bisa mengakomodir kebutuhan masyarakat akan lahan pertanian tanpa mengkonversi hutan, muncullah konsep Agroforestry yang pada dasarnya terdiri dari 3 komponen pokok yaitu kehutanan, pertanian dan peternakan. Perpaduan dari 3 komponen tersebut menghasilkan beberapa kombinasi diantaranya agrisilvikultur dan silvopastura.

Agrisilvikultur atau lebih dikenal dengan agroforestry merupakan perpaduan antara pengelolaan hutan dan pertanian kebun di bawah tegakan pohon. Sedangkan Silvopastura merupakan perpaduan dari pengelolaan hutan dan peternakan. Yang lebih penting lagi, kegiatan ini melibatkan masyarakat untuk ikut mengelolanya.

Sebagai langkah awal, Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Barito Hulu melakukan koordinasi dan sosialisasi kepada Kepala Desa Sabuh beserta jajarannya, terkait rencana kegiatan pemberdayaan masyarakat di Desa Sabuh diantaranya program agroforestry dan silvopastura, sekaligus meninjau ke rencana lokasi kegiatan. Desa Sabuh dipilih karena sebagian wilayahnya masuk dalam wilayah kelola KPHP Barito Hulu. Dalam rencana pengelolaan jangka panjangnya KPHP Barito Hulu menargetkan kegiatan agroforestry seluas 419,70 ha dan silvopastura seluas 470,62 ha.

Sumber: Ditjen PHPL

Informasi lainnya klik disini


Berita Terkait

Informasi Terpopuler

Statistik Website

Membuat script counter dengan Gambar

Akses Hari Ini (Visitor today)
Akses Kemarin (Yesterday)
Total Pengunjung (Visit)

Galeri Foto dan Video