BP2LHK Aek Nauli dan BPDASHL Asahan Barumun Sepakat Membangun KBS dan ASDG Kemenyan di KHDTK Aek Nauli

admin 19:42:07 Lingkungan Hidup dan Kehutanan
img

BP2LHK Aek Nauli (Pematang Siantar, 11/02/2018)_Sesuai dengan jadwal yang direncanakan, Rabu (07/02) Kepala Balai Litbang Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Aek Nauli beserta Kepala Seksi Data Informasi Kerjasama (DIK) dan dua orang peneliti berkunjung ke kantor Balai Pengelolaan Daeah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Asahan Barumun di Pematang Siantar. Hasil kunjungan ini, BP2LHK Aek Nauli dan BPDASHL Asahan Barumun sepakat membangun Kebun Benih Semai (KBS) dan Areal Sumber Daya Genetik (ASDG) Kemenyan (Styrax sumatrana).

Ir. Tekstiyanto, MP, Kepala BPDASHL Asahan Barumun menyampaikan bahwa pada tahun 2018 ini, BPDASHL Asahan Barumun mempunyai kegiatan untuk membangun KBS dan ASDG Kemenyan. BPDASHL Asahan Barumun akan menggandeng BP2LHK Aek Nauli dalam hal penyediaan lahan sekaligus tenaga ahli.

“Kebetulan di Aek Nauli kan ada KHDTK yang dekat dengan kantor, saya yakin arealnya aman, tidak bermasalah, dan mudah juga kita monitor, makanya saya sangat berharap BP2LHK Aek Nauli bersedia membantu,” kata Tekstiyanto.

Selain areal yang kondusif, dalam pembangunan KBS dan ASDG juga diperlukan tenaga yang ahli dan berpengalaman.

“Kami butuh juga tenaga ahli untuk membangun ini, makanya sudah pas kalau kami menggandeng BP2LHK Aek Nauli, penelitinya pasti sudah ahli-ahli, pokoknya dalam hal pengelolaan kami serahkan sepenuhnya, kami cuma memfasilitasi anggarannya saja, yang penting outputnya tercapai,” tutup Tekstiyanto.

Dalam kesempatan ini Kepala BP2LHK Aek Nauli, Pratiara, S.Hut, M.Si menyatakan sangat mendukung kegiatan yang akan dilakukan oleh BPDASHL Asahan Barumun. Menurutnya, untuk sekitar kawasan DTA Danau Toba, lahan yang cleandan clear sudah sangat susah didapatkan, apalagi jika butuh yang satu hamparan luas.

“Di KHDTK Aek Nauli masih luas areal yang bisa ditanami. Kami akan siapkan 10 ha areal penanaman yang diperlukan (5 ha untuk KBS dan 5 ha untuk ASDG). Kami juga punya tenaga peneliti bidang sivikultur yang berpengalaman, diantaranya adalah Cut Rizlani, S.Hut, M.Si dan Dr. Aswandi yang ikut rapat sekarang,” ungkap Pratiara.

Menurut Pratiara, BP2LHK Aek Nauli juga siap menyediakan bibit yang diperlukan. “Di persemaian kami sudah banyak bibit kemenyan yang siap untuk tanam, tinggal nanti areal tanamnya saja yang perlu kita bersihkan dulu. Pratiara juga yakin bahwa selain untuk fungsi konservasi, pembangunan KBS dan ASDG Kemenyan ini juga natinya bisa dijadikan Show Window yang bisa membuat orang banyak berkunjung ke Aek Nauli.

Hasil rapat ini juga menyepakati untuk memperbaiki rancangan teknis pelaksanaannya dulu yang nanti akan dikoordinir oleh Kepala Seksi DIK BP2LHK Aek Nauli, Ismed Syahbani, S.Hut dan tenaga teknis dari BPDASHL Asahan Barumun, Asri S. Situmorang, S.Hut agar proses pembangunan nantinya dapat terlaksana dengan baik.

Pembangunan KBS dan ASDG ini nantinya diharapkan bisa menghasilkan data, informasi, rekomendasi, rancangan, teknologi dan formula pengembangan, dan pemanfaatan hasil penelitian berupa hasil produksi kayu dan materi genetik kemenyan.***MB

Informasi lainnya klik disini

Sumber: Litbang KLHK


Berita Terkait

Informasi Lainnya

Statistik Website

Membuat script counter dengan Gambar

Akses Hari Ini (Visitor today)
Akses Kemarin (Yesterday)
Total Pengunjung (Visit)

Galeri Foto dan Video