BEKANTAN: Bekerja Bersama untuk Kemajuan Kehutanan Indonesia

admin 19:37:49 Lingkungan Hidup dan Kehutanan
img

BP2LHK Banjarbaru (Banjarbaru, 12/02/2018)_Terinspirasi dari tema peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia tahun 2017 “Kerja Bersama”, Majalah Bekantan Vol. 5 No. 2 Tahun 2017 mengangkat tema “Bekerja Bersama untuk Kemajuan Kehutanan Indonesia”. Harapannya kemajuan kehutanan Indonesia akan terwujud bila pemerintah bekerja bersama semua unsur masyarakat dan bersinergi untuk pengelolaan hutan lestari.

Berbagai informasi terkait tema disajikan di setiap rubrik. Tanpa kita sadari upaya untuk mengingat nama-nama pohon dilakukan oleh pendahulu kita. Terbukti ada beberapa nama daerah di Kalimantan Selatan adalah nama-nama pohon. Hal tersebut disajikan oleh Rusmana di rubrik lansekap Majalah Bekantan kali ini. 

Masih di rubrik lansekap, bagi anda penggemar swafoto (selfie) dapat berkunjung ke Hulu Sungai Selatan. Tepatnya di desa Halinjuangan ada 3 wahana utama lokasi swafoto yang dikelola secara swadaya oleh masyarakat, yaitu puncak Halinjungan, gunung Payung dan puncak Palawan. Informasinya dikemas lewat tulisan  Muhammad Abdul Qirom , Arif Susianto dan Supriyadi “Belajar Pengelolaan Ekowisata dari Halinjuangan”.

Dr. Haris Gunawan, Deputi Litbang Badan Restorasi Gambut (BRG) menjadi tokoh inspirasi yang menceritakan pengalaman beliau bekerja bersama merestorasi gambut. Semua tertuang dalam rubrik Profil.

“Hutan Antara Isu, Potensi dan Realita” menjadi salah satu tulisan dalam rubrik fokus. Kushartati Budiningsih dalam tulisannya menyampaikan informasi terkait perkembangan Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH), perhutanan sosial, peran KPH dalam perhutanan sosial dan konvergensi langkah dalam pembangunan KPH.

Selain itu dalam rubrik fokus Dony Rachmanadi mengangkat tema “Revitalisasi Fungsi Hutan Rawa Gambut “. Dalam tulisannya dibahas terkait ekologi ekosisten hutan rawa gambut  (HRG) dan revitalisasi HRG berbasis ekologi sistem.

Yang ketiga di rubrik fokus, sebagai bentuk pemanfaatan lahan gambut oleh masyarakat. Tri Wira Yuwati dan Dony Rachmanadi merangkumnya lewat tulisan “Praktek-praktek Pemanfaatan Lahan Gambut”.

Di rubrik artikel, Safinah S. Hakim dan Gravi Margasetha mengupas budidaya purun yang dilakukan masyarakat Kalimantan Selatan lewat tulisannya “Menganyam Purun untuk Kelestarian Gambut“. Yang kedua “Potensi Pengembangan Destinasi Ekowisata” dalam pengelolaan kawasan hutan dipaparkan oleh Hendra Ambo Basinag dan M. Sukma Alamsyah.

Bekantan edisi ini juga menyelipkan rubrik khusus, yaitu laporan singkat pembentukan kader peduli gambut. “Kenalkan Lingkungan Gambut Pada Generasi Muda, BP2LHK Banjarbaru Bentuk Kader Peduli Gambut“ menjadi tema yang diangkat pada rubrik khusus tersebut. Di dalamnya disajikan hasil karya tulis dari peserta kader peduli gambut. Meskipun masih muda mereka menunjukkan kepedulian mereka pada kelestarian rawa gambut lewat tulisan mereka.

Rubrik Kilas berita menyajikan antara lain “Partisipasi BP2LHK Banjarbaru dalam International Symposium on Natural Medicines (ISNM) 2017”, “Restorasi rawa gambut, BP2LHK Banjarbaru Gelar FGD Bersama BRG”, Tingkatkan kapasitas masyarakat, BP2LHK Banjarbaru Gelar Alih teknologi di KHDTK Tumbang Nusa”, dan “Repeat terakhir 2017, 300 peserta tanami kembali lahan gambut”.

Yang selalu mengisi di halaman sampul belakang, informasi dari Sahabat Bekantan Indonesia, yaitu “SBI Gencarkan Program Gerakan Sejuta Rambai “. Selamat membaca!

Informasi selengkapnya klik disini

Sumber: Litbang KLHK


Berita Terkait

Informasi Terpopuler

Statistik Website

Membuat script counter dengan Gambar

Akses Hari Ini (Visitor today)
Akses Kemarin (Yesterday)
Total Pengunjung (Visit)

Galeri Foto dan Video